Mas Danang

    Social Items

Mas Danang - Halo teman-teman, selamat datang di blog Mas Danang. Kali ini saya akan merekomendasikan mikrotik dengan harga kurang dari 1 juta, mungkin ini cocok untuk keperluan kantor ataupun untuk pribadi dirumah. Mikrotik dengan harga kurang dari 1 juta ini sudah bisa untuk memanagement bandwith, firewall, nat, hotspot, dll. Seperti halnya mikrotik yang seharga puluhan juta, cuma berbeda dalam hal kapasitas memori, ram, prosesor, dll.
Rekomendasi Mikrotik kurang dari 1 juta

5 Mikrotik dengan harga kurang dari 1 juta

Mikrotik yang pertama adalah RB750Gr3, yang kedua RB952Ui-5ac2nD-TC, yang ketiga adalah RB951Ui-2nD, yang keempat adalah RB750r2, dan yang terakhir adalah RB941-2nD. Untuk lebih detailnya dibawah ini.

1. Mikrotik RB750Gr3

Mikrotik ini memiliki Architecture MMIPS dan CPU MT7621A 2 Core 4 thr dengan speed 880MHz, kemudian ditambah dengan RAM 256MB dan Memori 16MB. Mikrotik ini mempunyai 5 Lan port dan mendukung POE in tetapi tidak mendukung POE out. Semua port sudah support gigabit. Mikrotik ini belum dilengkapi dengan wireless, tetapi dilengkapi port USB, port microSD, Voltage Monitor, dan Temperatur Sensor. Mikrotik ini menggunakan operating sytem RouterOS yang berlisensi level 4. Harga dari mikrotik ini kisaran Rp. 800.000,-.

2. Mikrotik RB952Ui-5ac2nD-TC

Mikrotik ini memiliki Architecture MIPS-BE dan CPU QCA9531 dengan speed 650MHz, kemudian ditambah dengan RAM 64MB dan Memori 16MB. Mikrotik ini mempunyai 5 Lan port dan mendukung POE in dan POE out yang berada di port 5, tetapi belum support gigabit pada semua port. Mikrotik ini sudah dilengkapi dengan wireless 802.11 a/b/g/n/ac dengan tx power mencapai 22dbm dan antena gain 2x2,5dBi, dan dilengkapi juga 1 USB port. Mikrotik ini menggunakan operating sytem RouterOS yang berlisensi level 4. Harga dari mikrotik ini kisaran Rp. 700.000,-.

3. Mikrotik RB951Ui-52nD

Mikrotik ini memiliki Architecture MIPS-BE dan CPU QCA9531-BL3A-R dengan speed 650MHz, kemudian ditambah dengan RAM 64MB dan Memori 16MB. Mikrotik ini mempunyai 5 Lan port dan mendukung POE in dan POE out yang berada di port 5, tetapi belum support gigabit pada semua port. Mikrotik ini sudah dilengkapi dengan wireless 802.11 b/g/n dengan tx power mencapai 22dbm dan antena gain 2x1,5dBi, dan dilengkapi juga 1 USB port. Mikrotik ini menggunakan operating sytem RouterOS yang berlisensi level 4. Harga dari mikrotik ini kisaran Rp. 600.000,-.

4. Mikrotik RB750r2

Mikrotik ini memiliki Architecture MIPS-BE dan CPU QCA9531-BL3A-R dengan speed 850MHz, kemudian ditambah dengan RAM 64MB dan Memori 16MB. Mikrotik ini mempunyai 5 Lan port dan mendukung POE in tetapi tidak mendukung POE out dan belum support gigabit pada semua port. Mikrotik ini juga belum dilengkapi dengan wireless maupun USB port. Mikrotik ini menggunakan operating sytem RouterOS yang berlisensi level 4. Harga dari mikrotik ini kisaran Rp. 550.000,-.

5. Mikrotik RB952Ui-5ac2nD-TC

Mikrotik ini memiliki Architecture SMIPS-BE dan CPU QCA9531-BL3A-R dengan speed 650MHz, kemudian ditambah dengan RAM 32MB dan Memori 16MB. Mikrotik ini mempunyai 4 Lan port dan tidak mendukung POE in maupun POE out dan juga belum support gigabit pada semua port. Mikrotik ini sudah dilengkapi dengan wireless 802.11 b/g/n dengan tx power mencapai 22dbm dan antena gain 2x1,5dBi, dan belum dilengkapi USB port. Mikrotik ini menggunakan operating sytem RouterOS yang berlisensi level 4. Harga dari mikrotik ini kisaran Rp. 300.000,-.

Kesimpulan

Itulah rekomendasi mikrotik dengan harga kurang dari 1 juta, jika ingin membeli mikrotik sesuaikan dengan kebutuhan, karena setiap mikrotik mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing. Sekian dari saya, apabila ada tulisan yang salah saya mohon maaf yang sebesar besarnya.


Admin,
Mas Danang


Danang Rudy Purnomo

Rekomendasi Mikrotik kurang dari 1 juta untuk voucher hotspot

Mas Danang - Multiprogramming memiliki tujuan untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan setiap saat, untuk memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari pembagian ini adalah untuk menggantikan waktu CPU di antara proses begitu sering bahwa pengguna dapat berinteraksi dengan setiap program sambil CPU bekerja. Untuk sistem Uniprocessor, tidak akan ada lebih dari satu proses sedang berjalan. Jika ada proses yang lebih dari itu, sisanya akan harus menunggu sampai CPU bebas dan dapat dijadwalkan kembali.
Materi Penjadwalan Proses

A. Penjadwalan Antrian

Ketika proses memasuki sistem, mereka ditempatkan dalam antrian pekerjaan. antrian ini terdiri dari semua proses dalam sistem. Proses yang hidup di memori utama dan siap dan menunggu untuk mengeksekusi disimpan pada daftar yang disebut antrian siap. antrian ini biasanya disimpan sebagai daftar link. Sebuah header antrian siap mengandung pointer ke awal PCB-PCB dan akhir. Setiap PCB memiliki medan pointer yang menunjukkan proses selanjutnya dalam ready queue.

Juga ada antrian lain dalam sistem. Ketika proses mengalokasikan CPU, proses berjalan / bekerja untuk sementara dan kemudian berhenti, terganggu, atau menunggu situasi tertentu, seperti selesainya suatu permintaan I / O. Dalam hal ini permintaan I / O, permintaan seperti yang mungkin untuk sebuah tape drive yang telah ditunjuk, atau perangkat, seperti pada floppy disk. Karena ada banyak proses dalam sistem, disket mungkin sibuk dengan permintaan I / O untuk proses lainnya. Maka proses mungkin harus menunggu untuk disket tersebut. Daftar proses menunggu perangkat tertentu I / O disebut antrian. Setiap perangkat memiliki queuenya perangkat sendiri (Lihat Gambar 4).

Gambar 4 : Device Queue

Reprensentasi untuk diskusi pada proses penjadwalan adalah diagram antrian, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5. Setiap kotak menunjukkan persegi panjang antrian. Dua jenis antrian menunjukkan bahwa antrian siap dan antrian perangkat periferal. Lingkaran menunjukkan sumber yang melayani sistem. Sebuah proses baru pertama kali ditempatkan dalam antrian siap. Kemudian menunggu dalam antrian siap sampai proses dipilih untuk melakukan atau dikirim. Setelah proses ini mengalokasikan CPU dan menjalankan / mengeksekusi, satu dari beberapa peristiwa dapat terjadi.

  • Proses ini dapat mengeluarkan permintaan I / O, kemudian ditempatkan dalam antrian I / O.
  • Proses ini dapat membuat subproses yang baru dan menunggu penghentian itu sendiri.
  • Proses ini dapat diganti dengan kekuatan dari CPU, sebagai akibat dari gangguan, dan dimasukkan kembali dalam antrian siap.

Gambar 5 : Diagram Anrian

Dalam dua kasus pertama, proses waiting state akhirnya berubah menjadi ready state, kemudian dimasukkan kembali dalam antrian siap. Sebuah proses melanjutkan siklus ini sampai akhir, ketika di mana proses ini berubah dari seluruh antrian dan PCB sendiri dan sumber daya dialokasikan kembali.

B. Penjadwalan

Sebuah proses beralih antara berbagai antrian penjadwalan selama masa pakai baterai. Sistem operasi harus memilih, untuk tujuan penjadwalan, pengolahan antrian disebutkan ini dengan cara tertentu. Proses seleksi dilakukan oleh sesuai penjadual / sesuai. Dalam sistem batch, sering ada lebih proses yang disampaikan daripada yang dapat dilaksanakan segera. Proses ini dipitakan / disimpan pada perangkat penyimpanan massal (biasanya disket), dimana proses tersebut disimpan untuk eksekusi kali. Penjadwalan jangka panjang, atau pekerjaan penjadual, proses kolam renang dan mengisinya ke dalam memori executable.

Penjadwalan jangka panjang di sisi lain, apalagi mengeksekusi. Mungkin ada senggang waktu beberapa menit antara pembuatan proses baru dalam sistem. Penjadwalan jangka panjang mengontrol tingkat multiprogramming (jumlah proses dalam memori). Jika derajat multiprogramming stabil, dan tingkat rata-rata proses pembuatan harus sama dengan tingkat rata-rata keberangkatan dari proses yang meninggalkan sistem. Maka penjadwalan jangka panjang mungkin diperlukan untuk dipanggil hanya ketika suatu proses meninggalkan sistem. Karena interval yang lebih panjang antara eksekusi, penjadwalan jangka panjang bisa memakai waktu yang lebih lama untuk menentukan proses harus dipilih untuk eksekusi.

Hal ini penting untuk penjadwalan jangka panjang membuat pilihan hati-hati. Secara umum, sebagian besar proses dapat digambarkan sebagai I / O terikat atau CPU terikat. Sebuah proses I / O terikat adalah salah satu yang limbah waktu untuk bekerja pada I / O dari perhitungan tersebut.

Jika seluruh proses adalah I / O terikat, antrian siap akan hampir selalu kosong, dan penjadwalan jangka pendek akan memiliki sedikit tugas. Jika seluruh proses adalah CPU terikat, I / O menunggu antrian akan hampir selalu kosong, peralatan akan tidak dapat digunakan, dan sistem akan imbang. Sistem dengan kinerja terbaik akan memiliki kombinasi proses CPU bound dan I / O terikat.

Gambar 6 : Penjadual Medium-term

Dalam kebanyakan sistem, jangka panjang penjadual tidak boleh mengambil bahagian atau minimum. Sebagai contoh, sistem perkongsian masa seperti UNIX sering tidak mempunyai penjadual jangka panjang. Kestabilan sistem ini bergantung kepada batasan fizikal (seperti bilangan terminal yang ada) atau dalam pelarasan anda sendiri secara semula jadi oleh pengguna manusia. Jika prestasi dikurangkan ke tahap yang tidak boleh diterima, sesetengah pengguna akan berhenti.

Kebanyakan sistem operasi, seperti sistem perkongsian masa, boleh memperkenalkan tambahan, penjadualan peringkat menengah. penjadual jangka sederhana digambarkan dalam Gambar ke 5. utama idea / utama di sebalik penjadual jangka sederhana kadang-kadang bermanfaat untuk menggerakkan proses memori (dan pengecasan aktif CPU), dan kemudian untuk mengurangkan tahap multiprogramming.

Masa depan, proses ini boleh diperkenalkan ke dalam proses ingatan dan pelaksanaan boleh disambung semula di mana ia berhenti / meningkat. skim ini dipanggil bertukar-tukar. Proses ini bertukar keluar, dan kemudian ditukar di penjadual jangka sederhana. Bertukar-tukar mungkin perlu meningkatkan proses pencampuran, atau kerana perubahan dari segi memori untuk dibebaskan.

C. Alih Konteks

Ganti CPU untuk proses lainnya memerlukan penyimpanan keadaan proses yang panjang (keadaan proses yang lama) dan kemudian beralih ke proses baru. Tugas ini dikenal sebagai transfer konteks (context switch). Sebaliknya konteks proses yang dijelaskan dalam PCB proses; termasuk nilai register CPU, status proses (lihat Gambar 7). dan informasi manajemen memori. Ketika konteks lebih terjadi, kernel menyimpan konteks dari proses yang panjang ke dalam PCB dan mengisi konteks yang yang telah diselamatkan dari proses baru yang telah dijadwalkan untuk berjalan.

Waktu konteks substitusi murni overhead, karena sistem melakukan pekerjaan yang tidak perlu. Kecepatannya bervariasi dari mesin ke mesin, tergantung pada kecepatan memori, jumlah register yang akan disalin, dan keberadaan instruksi khusus (seperti instruksi tunggal untuk biaya atau menyimpan semua register). tingkat kecepatan pada umumnya berkisar antara 1 sampai 1000 mikro detik.

Gambar 7 : Alih Konteks

waktu selama akan tergantung pada konteks dukungan hardware yang sangat. Misalnya, seperti prosesor UltraSPARC menyediakan dua salinan register. Sebuah konteks dari sekedar memasukkan perubahan pointer ke perangkat register yang ada. Tentu saja, jika ada proses yang aktif yang ada dari satu di register perangkat, sistem ini menggunakan bantuan untuk menyalin data mendaftar masuk dan keluar dari memori, seperti sebelumnya. Sistem operasi yang lebih kompleks, semakin banyak pekerjaan yang harus dilakukan selama transfer konteks.

Seperti yang terlihat dalam Bab 4, teknik manajemen memori modern mungkin memerlukan data tambahan untuk diganti dengan setiap konteks. Sebagai contoh, ruang alamat dari proses harus dipertahankan sebagai ruang pada pekerjaan berikutnya untuk digunakan. Cara mengatasi di ruang jaga, berapa banyak pekerjaan yang dibutuhkan untuk tetap, tergantung pada metode manajemen memori dari sistem operasi.

Gambar 8 : Pohon Proses

Materi Penjadwalan Proses | Teknik Informatika - Pertemuan 5

Mas Danang - Satu selingan dalam diskusi kita tentang sistem operasi adalah bahwa ada pertanyaan tentang apa untuk memanggil semua aktivitas CPU. sistem batch mengeksekusi pekerjaan, sebagai sistem waktu-berbagi telah menggunakan program, atau tugas / pekerjaan. Bahkan pada sistem tunggal, seperti Microsoft Windows dan Macintosh OS, seorang user mampu menjalankan beberapa program sekaligus dalam waktu yang sama: pengolah kata, browser Web, e-mail dan paket.
Materi Proses - Proses

Istilah kerja dan proses digunakan hampir bergantian dalam artikel ini. Meskipun kami pribadi lebih suka proses panjang, banyak teori dan sistem terminologi-operasi dikembangkan selama waktu ketika aktivitas utama sistem operasi adalah pekerjaan pengolahan. Akan menyesatkan untuk menghindari penggunaan istilah umum yang telah diterima yang meliputi pekerjaan kata (seperti penjadwalan job) hanya karena proses memiliki pengganti pekerjaan / pendahulunya.

A. Konsep Dasar dan Definisi Proses

informal; proses adalah program dalam eksekusi. Sebuah proses adalah lebih dari kode program, yang kadang-kadang dikenal sebagai tulisan. Proses ini juga termasuk kegiatan saat ini, seperti yang dijelaskan oleh nilai dari program counter dan isi dari daftar register prosesor / prosesor. Pada umumnya sebuah proses juga termasuk proses stack, yang berisi data sementara (seperti parameter metoda, alamat kembali, dan variabel lokal) dan bagian Data, yang berisi variabel global.

Disisni saya menekankan program itu bukan proses, program ialah entitas pasif dan bisa diibaratkan isi dari file yang berada dalam disket, sebagai suatu proses dalam sebuah entitas aktif, dengan program counter yang berfokus pada instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan seperangkat sumber daya / resource yang terkait dengan mereka.

Meskipun dua proses dapat dikaitkan dengan program yang sama, program ini dianggap dua urutan eksekusi yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa pengguna dapat menjalankan salinan yang berbeda pada program mail, atau pengguna yang sama dapat meminta banyak salinan dari program editor. Masing-masing proses adalah ada proses yang berbeda dan bahkan artikel bagian-teks adalah sama, bagian data bervariasi. Juga itu adalah umum untuk memiliki proses yang menghasilkan banyak proses sehingga bekerja.

B. Keadaan Proses

Sebagai proses bekerja, maka proses mengubah state (keadaan statis / asal). Status dari sebuah proses dapat diartikan dalam bagian oleh aktivitas yang ada dari proses tersebut. Setiap proses mungkin salah satu dari keadaan berikut:
  • New: Proses sedang dikerjakan/ dibuat.
  • Running: Instruksi sedang dikerjakan.
  • Waiting: Proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/ signal).
  • Ready: Proses sedang menunggu untuk ditugaskan.
  • Terminated: Proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/ mengeksekusi.
Nama-nama ini sewenang-wenang / berdasar opini, istilah bervariasi di seluruh sistem operasi. Keadaan mereka menggambarkan ditemukan pada seluruh sistem. Namun, sistem operasi (operating system) tertentu juga lebih baik menggambarkan keadaan / status proses. Adalah penting untuk menyadari bahwa hanya satu proses dapat berjalan pada prosesor setiap pada waktu tertentu. Namun, banyak proses bisa siap atau menunggu. diagram yang berkaitan dengan situasi yang dijelaskan pada Gambar 1.

Gambar 1 : Keadaan Proses

C. Process Control Block

Setiap proses didefinisikan dalam sistem operasi dengan blok kontrol proses (PCB) - juga disebut blok kontrol. Sebuah PCB ditunjukkan pada Gambar 2. PCB berisi banyak informasi yang berkaitan dengan proses tertentu, termasuk ini:
  • Keadaan proses: keadaan mungkin, baru, siap, berlari, menunggu, berhenti, dan juga banyak lagi.
  • Program counter: Counter mengindikasikan address dari instruksi berikutnya yang akan dieksekusi untuk proses ini.
  • register CPU: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada desain komputer. register ini termasuk accumulator, register indeks, stack pointer, general-puposes register, ditambah informasi kode dalam kondisi apapun. (lihat Gambar 3).
  • Informasi manajemen memori: Ini bisa mencakup semua informasi untuk nilai dari minimum dan maximum register, tabel segmen, atau tabel halaman.
  • Merekam informasi: Informasi ini mencakup jumlah CPU dan real time yang digunakan, batas waktu, jumlah akun, jumlah job atau proses, dan banyak lagi.
  • informasi status I / O: Informasi termasuk daftar perangkat I / O yang di gunakan dalam proses ini, daftar file terbuka dan banyak lagi.
  • PCB hanya berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan / gudang untuk informasi apapun yang dapat bervariasi dari prosa ke proses.
Gambar 2 : Process Control Block

Gambar 3 : CPU Register

D. Threads

Model proses yang dipaparkan sejauh ini telah menunjukkan bahwa suatu proses ialah sebuah program yang menjalankan eksekusi thread tunggal. Salah satu contoh, ketika sebuah proses sedang menjalankan sebuah aplikasi program Word Processor, ada sebuah thread tunggal dari instruksi-instruksi yang sedang dijalankan. Kontrol thread tunggal ini hanya memungkinkan proses untuk melaksanakan satu tugas pada waktu yang sama.

Materi Proses - Proses | Teknik Informatika - Pertemuan 4

Komponen-komponen Sistem

Semua sistem operasi tidak mempunyai struktur yang sama. Tetapi menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne, sistem operasi modern pada umumnya mempunyai komponen berikut ini:
1. Managemen Proses
2. Managemen Memori Utama
3. Managemen Secondary-Storage
4. Managemen Sistem I/O
5. Managemen Berkas
6. Sistem Proteksi
7. Jaringan
8. Command-Interpreter system
Materi Struktur Sistem Operasi

1. Managemen Proses

Keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi/berjalan disebut proses. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya dalam menyelesaikan tugasnya. Sumber daya tersebut diantaranya adalah CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O.

Sistem operasi memiliki tanggung jawab atas aktivitas yang memiliki kaitan dengan managemen proses seperti:
1. Pembuatan dan penghapusan proses user dan sistem proses
2. Menunda atau melanjutkan proses
3. Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
4. Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
5. Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock

2. Managemen Memori Utama

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array besar kata atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap kata atau byte memiliki alamat sendiri. memori utama berfungsi sebagai tempat storage yang akses data yang digunakan oleh CPU atau I / O perangkat. Memori utama termasuk penyimpanan data sementara (volatile), yang berarti bahwa data bisa hilang setelah sistem dimatikan.

Sistem operasi bertanggung jawab untuk kegiatan yang berkaitan dengan manajemen memori, seperti:
1. Melacak memori yang digunakan dan siapa yang menggunakannya.
2. Pilih program yang akan dimuat ke memori.
3. Mengalokasikan dan dealokasikan untuk ruang yang diperlukan.

3. Managemen Secondary-Storage

Data yang disimpan kdalam memori utama bersifat sementara (volatile) dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk menyelamatkan seluruh data dan program komputer dibutuhkan sekunder penyimpanan permanen dan dapat menampung lebih banyak data. Contoh sekunder-penyimpanan hard drive, floppy disk, dll

Sistem operasi bertanggung jawab untuk kegiatan yang berkaitan dengan disk manajemen seperti: manajemen ruang bebas, alokasi penyimpanan, penjadwalan disk.

4. Managemen Sistem I/O

Sering disebut device manager. Menyediakan "device driver" yang operasi begitu umum I / O dapat seragam (buka, baca, tulis, tutup). Contoh: user menggunakan operasi yang sama untuk membaca file pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.

Sistem Operasi Komponen untuk sistem I / O:
1. Buffer : menampung sementara semua data dari / ke perangkat I / O.
2. Pooling : melakukan pengguna sistem penjadwalan I / O menjadi lebih efisien (antrian dsb).
3. Menyediakan driver untuk melakukan operasi "rinci" untuk perangkat keras I / O terbatas.

5. Managemen Berkas

File adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan dari file. File dapat memiliki struktur hirarkis (direktori, volume, dll). Sistem operasi bertanggung jawab:
1. Penciptaan dan penghapusan file
2. Penciptaan dan penghapusan direktori
3. Mendukung manipulasi berkas dan direktori
4. Pemetaan file ke penyimpanan sekunder
5. Back up file ke media penyimpanan permanen (non-volatile)

6. Sistem Proteksi

Perlindungan mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses program pengolah atau pengguna ke sumber daya sistem. Perlindungan mekanisme harus:
1. membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan yang tidak.
2. menentukan kontrol untuk dikenakan.
3. Menyediakan sarana eksekusi.

7. Jaringan

Sebuah sistem terdistribusi adalah prosesor koleksi tidak berbagi memori atau jam. Setiap prosesor memiliki memori sendiri. Prosesor ini terhubung melalui sistem terdistribusi jaringan komunikasi, sistem terdistribusi memberikan akses pengguna ke berbagai sumber daya sistem. Akibat akses tersebut antara lain:
1. Perhitungan percepatan.
2. Peningkatan ketersediaan data.
3. Peningkatan kehandalan.

8. Command-Interpreter System

Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan pernyataan menafsirkan kontrol umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, dan UNIX shell. Command-Interpreter System berbeda dari satu sistem operasi (operating system) ke sistem operasi yang lain dan menyesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O devices yang ada. Contohnya: CLI, Windows, Pen-based (touch), dan lain-lain.

Materi Struktur Sistem Operasi | Teknik Informatika - Pertemuan 3

Struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi 5 yaitu :

1. Sistem Operasi Komputer.
2. Struktur I/O.
3. Struktur Penyimpanan.
4. Storage Hierarchy.
5. Proteksi Perangkat Keras.
Materi Struktur Komputer

A. Sistem Operasi Komputer

Saat ini sistem komputer terdiri dari CPU (Central Processing Unit) dan device controller yang saling terhubung melalui bus dan memberikan akses ke memori. Setiap device controller memiliki tugas untuk mengatur perangkat tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat berjalan secara bersamaan, namun memerlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.

Saat pertama kali dinyalakan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang harus dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari system komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori.

Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi terjadi jika prosesor tidak melayani perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software). Jika terjadi interupsi maka prosesor akan mengerjakan service routine untuk melayani interupsi yang sedang terjadi dan menghentikan semua proses yang sedang dikerjakannya. Setelah selesai mengerjakan service routine semuanya, maka prosesor akan kembali melanjutkan proses yang tertunda sebelumnya.

B. Struktur I/O

Struktur I/O dibagi menjadi 2 yaitu Interupsi I/O dan Struktur DMA.

1. Interupsi I/O

Untuk menjalankan operasi I/O, CPU me-load register yang sesuai ke device controller. Begitupun sebaliknya device controller akan memeriksa isi dari register untuk menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Ada dua kemungkinan pada saat operasi I/O dijalankan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O, setelah proses I/O selesai dikerjakan kendali akan dikembalikan ke proses pengguna. Sedangkan pada asynchronous I/O, tanpa menunggu proses I/O selesai kendali dikembalikan ke proses pengguna. Sehingga kedua proses tersebut, I/O dan proses pengguna dapat berjalan secara bersamaan.

2. Struktur DMA

Direct Memory Access (DMA) suatu metoda penanganan I/O dimana device controller secara langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU. Setelah perangkat I/O di-set buffers, pointers, dan counters, device controller akan mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa bantuan CPU. DMA berfungsi untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya ada satu interupsi pada setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah, interupsi terjadi untuk setiap byte (word).

C. Struktur Penyimpanan

Untuk dapat menjalankan program komputer, program komputer harus berada di dalam memori utama (RAM). Memori utama adalah tempat penyimpanan yang hanya dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Idealnya semua program dan data dapat disimpan dalam memori utama (RAM) secara permanen. Namun semua itu tidak mungkin karena:

  • Ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan semua data dan program secara keseluruhan.
  • Memori utama bersifat volatile, tidak bisa menyimpan secara permanen, jika komputer dimatikan maka data yang tersimpan di memori utama juga akan hilang.

1. Memori Utama

Hanya ada dua tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor yaitu memori utama dan register. Oleh karena itu instruksi dan data harus disimpan di memori utama atau register agar bisa dieksekusi.

Agar perangkat I/O mudah akses ke memori, pada arsitektur komputer disediakan fasilitas pemetaan memori ke I/O. Dalam hal ini device register telah memetakan sejumlah alamat di memori. Membaca dan menulis pada alamat memori dapat menyebabkan data ditransfer dari dan ke device register. Metode ini cocok untuk perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti video controller.

Register yang berada di dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Itu yang menyebabkan register merupakan tempat penyimpanan dengan pengaksesan tercepat dibandingkan dengan memori utama (RAM) yang membutuhkan waktu relatif lama. Untuk menangani perbedaan kecepatan, maka dibuatlah suatu penyangga (buffer) penyimpanan yang disebut cache.

2. Magnetic Disk

Magnetic Disk memiliki peran sebagai memori kedua (secondary storage) pada sistem komputer modern. Magnetic Disk tersusun dari piringan-piringan seperti CD. Kedua permukaan piringan diselimuti oleh bahan-bahan magnetik. Permukaan dari piringan dibagi-bagi menjadi track yang memutar, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sektor.

D. Storage Hierarchy

Dalam storage hierarchy structure, system penyimpanan akan menampilkan data yang sama dalam level berbeda. Sebagai contoh integer A bertempat pada bekas B yang ditambahkan 1, dengan asumsi bekas B berlokasi pada magnetic disk. Operasi penambahan akan diproses pertama kali saat mengeluarkan operasi I/O untuk menduplikat disk block pada A yang terletak di memori utama.

Operasi ini akan diikuti penduplikatan, kemungkinan penduplikatan A ke cache dan penduplikatan A ke internal register. Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa lokasi. Yang pertama terjadi di dalam internal register dimana nilai A berbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan ketika nilai baru ditulis ulang ke magnetic disk, nilai di A akan kembali sama.

Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan masing-masing prosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil duplikat dari A mungkin hanya ada dibeberapa cache. Kita harus memastikan perubahan dari nilai A pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada, Karena CPU (register-register) dapat berjalan secara bersama-sama. Hal ini disebut sebagai Cache Coherency.

E. Proteksi Perangkat Keras

Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Tetapi ketika sistem operasi telah lahir maka hal tersebut diambil alih oleh sistem operasi. Sebagai contoh yang sudah diambil alih oleh sistem operasi yaitu pada monitor yang proses I/O, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna.

Untuk peningkatan utilisasi sistem, sistem sumber daya sepanjang program secara simultan akan dibagi oleh sistem operasi. Spooling merupakan suatu program yang dapat dilakukan walau I/O sedang melakukan proses lain dan disk akan menggunakan data untuk semua proses. Kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu disebut multi programming.

Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Jika tidak di sharing, ketika terjadi kesalahan hanya akan membuat kesalahan program. Tapi jika di-sharing, jika menglami kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada proses lainnya. Sehingga diperlukan sebuah pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan.

Banyak kesalahan pemprograman yang terdeteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya akan ditangani oleh sistem operasi. Ketika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan melanjutkan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan dari kesalahan akan disampaikan, dan memori dari program tersebut akan dihapus. Tetapi memori yang terbuang biasanya masih disimpan di disk agar programmer bisa membenarkan kesalahan dan menjalankan program ulang.

1. Operasi Dual Mode

Untuk memastikan operasi berjalan baik maka kita harus melindungi sistem operasi, program, dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan share resources. System operasi akan menyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program.

Ada dua mode operasi yang dibutuhkan yaitu:

  • Mode Monitor
  • Mode Pengguna

Untuk membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan, perangkat keras ada bit atau Bit Mode. Jika bernilai 0 maka Mode Monitor, dan jika bernilai 1 maka Mode Pengguna.

Perangkat keras berada pada mode monitor jika pada posisi boot time dan berganti ke mode pengguna setelah sistem operasi di-load. Ketika terjadi trap atau interupsi, perangkat keras akan mengembalikan lagi dari mode pengguna menjadi mode monitor (terjadi perubahan state menjadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jika sistem operasi mengambil alih proses dan control komputer (state akan berubah menjadi bit 1).

2. Proteksi I/O

Jika pengguna melakukan instruksi I/O secara ilegal, pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk melakukan pencegahan, kita harus menganggap semua instruksi-intruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak dapat melakukan instruksi I/O secara langsung ke memori tetapi harus melewati sistem operasi dahulu. Jika pengguna dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor Proteksi I/O dikatakan selesai. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.

3. Proteksi Memori

Proteksi perangkat keras salah satunya adalah dengan memproteksi memori yaitu dengan pembatasan penggunaan memori. Disini memerlukan beberapa istilah yaitu:

  • Base Register adalah alamat memori fisik minimun yang desediakan oleh pengguna.
  • Limit Register adalah nilai maximal dari alamat memori fisik awal yang disediakan oleh pengguna.
  • Proteksi Perangkat Keras.

Materi Struktur Komputer | Teknik Informatika - Pertemuan 2

Definisi Sistem Operasi

Mas Danang - Sistem operasi adalah penghubung antara pengguna atau user komputer dengan perangkat keras (hardware) komputer. Sebelum sistem operasi belum ditemukan, orang menggunakan sinyal analog dan digital. Dengan perkembangan zaman yang semakin maju dan seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, muncul berbagai sistem operasi dengan kelebihan masing-masing. Untuk mengenal lebih lanjut tentang sistem operasi maka sebaiknya perlu mengetahui konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Materi Sistem Operasi
Sistem operasi (operating system) secara umum dapat diartikan pengelola semua sumber-daya yang berada pada sistem komputer dan menyediakan layanan sistem (system calls) ke user atau pemakai sehingga dapat memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

Fungsi Dasar Sistem Operasi

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras (hardware), program aplikasi (software), sistem-operasi (operating system), dan user atau pemakai (brainware). Fungsi dari sistem operasi adalah untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

Fungsi sistem operasi bisa diibaratkan seperti pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Agar tidak terjadi konflik pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Fungsi penting lainnya adalah sistem operasi sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

Tujuan Mempelajari Sistem Operasi

Belajar sistem operasi (operating system) bertujuan untuk agar bisa merancang dan memodifikasi sendiri sistem yang ada sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita, dapat memilih alternatif sistem operasi, memaksimalkan penggunaan sistem operasi dan bisa menerapkan konsep dan teknik sistem operasi pada aplikasi-aplikasi lain.

Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu :
1. Kenyamanan : Membuat penggunaan computer menjadi lebih nyaman,
2. Efisien : Penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta
3. Mampu berevolusi : Sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

Sejarah Sistem Operasi

Menurut Tanenbaum, sistem operasi (operating system) mengalami perubahan yang sangat signifikan, yang tebagi kedalam empat generasi:

1. Generasi Pertama (1945-1955)

Pada generasi ini merupakan tahap awal dari perkembangan sistem komputasi elektronik untuk menggantikan sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia dalam menghitung sangat terbatas dan manusia sering melakukan kecerobohan, kekeliruan dan kesalahan. Pada generasi pertama ini belum ada sistem operasi (operating system), maka harus memberikan instruksi pada sistem komputer dan dikerjakan secara langsung.

2. Generasi Kedua (1955-1965)

Pada Generasi kedua diperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu urutan, kemudian dieksekusi secara berurutan. Pada generasi kedua ini sistem komputer belum diberi sistem operasi, tetapi terdapat beberapa fungsi sistem operasi, antara lain ialah FMS dan IBSYS.

3. Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ketiga ini sistem operasi (operating system) dikembangkan untuk melayani kepada banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai atau user dapat berinteraksi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi (operating system) menjadi multi-user (dapat digunakan oleh banyak user sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Pada generasi keempat ini, sistem operasi (operating system) digunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai (user) menyadari bahwa keberadaan komputer yang saling terhubung satu sama yang lainnya. Pada generasi keempat ini para pengguna (user) juga diberikan kenyamanan dengan tampilan berbasis GUI (Graphical User Interface) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada generasi ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi terpusat pada satu titik, tetapi dibagi dibanyak komputer sehingga dapat mencapai kinerja yang lebih baik dari sebelumnya.

Layanan Sistem Operasi

Menurut Tanenbaum Sistem operasi (operating system) yang baik harus dilengkapi dengan layanan-layanan sebagai berikut, antara lain pembuatan program, eksekusi program, pengaksesan I/O Device, pengaksesan terkendali pada berkas, pengaksesan sistem, pendeteksi kesalahan (error) dan memberikan tanggapan pada kesalahan (error), serta akunting.

1. Pembuatan program

Sistem operasi (operating system) menyediakan fasilitas atau layanan untuk programer, agar dapat menulis program.

2. Eksekusi Program

Instruksi-instruksi dan data-data harus dimasukkan ke memori utama, perangkat-perangkat masukan (input) dan keluaran (output) dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi.

3. Pengaksesan I/O Device

Sistem operasi (operating system) harus dapat mengambil alih beberapa instruksi yang sulit dimengerti agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi secara normal.

4. Pengaksesan terkendali terhadap berkas

Diberikan mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas.

5. Pengaksesan sistem

Pada pengaksesan sistem berbagi (shared system), Fungsi pengaksesan harus memberikan proteksi atau hak akses terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi agar sumber-daya dan data bisa aman serta dapat menyelesaikan konflik yang terjadi dalam perebutan sumber-daya.

6. Deteksi dan Pemberian tanggapan pada kesalahan

Ketika muncul permasalahan (error) pada sistem komputer maka sistem operasi (operating system) dapat memberikan informasi atau tanggapan (problem solving) yang menjelaskan terhadap kesalahan yang terjadi serta dampak terhadap aplikasi yang sedang digunakan pemakai (user).

7. Akunting

Sistem operasi (operating system) yang bagus dapat mengumpulkan data statistik dari penggunaan beragam sumber-daya dan memonitoring parameter kinerja.

Materi Sistem Operasi | Teknik Informatika - Pertemuan 1

danangrudy.com - Halo gaes sobat Mas Danang, Kali ini admin akan share pengalaman nih, bagi yang menjadi admin jaringan pastinya sudah tidak asing lagi yang namanya mikrotik. tetapi anda harus menjaga keamanan mikrotik tersebut agar tidak di buka dan di rusak oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Disini saya akan menjelaskan beberapa hal yang harus anda lakukan agar mikrotik terhindar dari hal hal yang tidak di inginkan. oke langsung saja ya.
Tips menjaga keamanan Router Mikrotik

5 cara menjaga keamanan Router Mikrotik

Dibawah ini adalah 5 cara menjaga keamanan router mikrotik, diantaranya adalah yang pertama mengganti password default mikrotik yaitu user : "admin" pasword : "tanpa password", yang kedua mendisable port yang tidak digunakan atau bisa mengganti port, yang ketiga mematikan fitur discovery (neighbors), yang keempat menonaktifkan mac server dan yang terakhir adalah backup settingan mikrotik

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan di bawah ini :

Mengganti User dan Password Mikrotik

Anda bisa menggantinya dengan cara login ke mikrotik melalui winbox. selanjutnya klik pada menu system > users, disitulah anda bisa mengganti username dan password atau bisa juga menambah user lebih dari satu. contohnya di sekolah user untuk admin, guru, atau teknisi.

Mendisable Port yang tidak digunakan pada Mikrotik

Mikrotik mempunyai banyak port, diantaranya adalah port api, ftp, ssh, telnet, winbox, www. pada dasarnya port tersebut masih default (bawaan) sehingga kurang aman kalau tidak diganti atau bisa juga dimatikan pada port yang dianggap tidak diperlukan.

Cara menggantinya klik IP > Service, Untuk mengganti portnya silahkan klik 2 kali pada port yang ingin di ganti lalu ubah port sesuai yang di inginkan. kalau ingin mematikan, silahkan klik pada port yang ingin dimatikan lalu klik tombol X yang berada pada atas list tersebut.

Untuk ingin lebih aman lagi, silahkan isi IP yang di perbolehkan untuk mengakses port tersebut pada kolom available from.

Mematikan fitur Neighbors Discovery

Fitur ini bisa menampilkan MAC Address dan IP Mikrotik ketika membuka ada seseorang winbox dan mengklik neighbors. Lebih baik fitur ini dimatikan saja yang menuju ke public. untuk mematikannya sangatlah mudah. Pertama klik menu IP > Neighbors > Discovery Interface. matikan interface yang menuju ke public.

Menonaktifkan MAC Server

Mac bisa digunakan untuk login ke mikrotik. Anda harus mematikan MAC Server pada semua interface kecuali pada interface komputer admin untuk mensetting. Cara mematikannya sangatlah mudah. yang pertama klik Tools > MAC Server. pada tab Telnet Interface hilangkan centang pada Mac Ping Server dan matikan semua portnya dan pada Winbox Interface ubah port all menjadi port yang menuju ke komputer admin.

Backup settingan Mikrotik secara berkala

Yang terakhir ini adalah selalu backup settingan mikrotik, untuk menjaga apabila mikrotik mati atau rusak.

Demikian 5 tips menjaga keamanan mikrotik, semoga bermanfaat dan apabila postingan ini bermanfaat silahkan share agar orang lain juga dapat merasakaan manfaatnya. Terima Kasih

Tips menjaga keamanan Router Mikrotik

Danangrudy.com - Hai kawan kawan disini saya akan kasih tips, semoga bermanfaat untuk kalian semua, disini saya akan merangkum artikel tentang membuat mikhmon online secara gratis. Kamu bisa bertanya dikolom komentar apabila ada yang belum paham atau ada pertanyaan lain bisa di sampaikan. Langsung saja ini tips nya.

Tips Membuat Mikhmon Online

Disini saya akan membuat list daftar tutorial yang sudah saya buat kemarin kemarin dan menjadikan satu di artikel ini.
Itulah beberapa tutorial yang telah saya buat semoga anda bisa memahami satu persatu sesuai judul, sebenarnya tutorial diatas berkesinambungan atau berhubungan semua.

Demikian artikel tentang Tips membuat Mikhmon Online semoga bermanfaat, Sekian dan Terima Kasih.

Tips membuat Mikhmon Online gratis

Berlangganan Artikel Kami